Kamis, 20 Maret 2014

Arti Seorang Cendekia

Apa sih cendekia itu? apakah cendekia itu adalah orang yang bisa dikatakan sangat cerdas? apakah cendekia itu ialah orang orang berkacamata? apakah cendekia itu adalah seseorang yang hari harinya dihabiskan untuk belajar dan belajar?

Ya.. pernyataan ketiga mungkin ada benarnya mengenai arti seorang cendekia. sebagai seorang cendekia hendaknya kita harus terus belajar, bukan hanya belajar untuk akademik kuliah saja, namun belajar untuk menjadi lebih baik dari yang kemarin. Kita sebagai manusia pastilah ingin menjadi manusia yang baik, memiliki hasrat untuk menjadi lebih baik dari orang lain dan hal tersebut adalah wajar, karena itu memang manusiawi. Begitu pula dengan seorang cendekia, seseorang yang 'layak' dikatakan seorang cendekia ialah seseorang yang memiliki tekad dan hasrat untuk belajar belajar dan terus belajar.

Menurut kamus besar bahasa indonesia cendekia memiliki arti seseorang yang cepat mengerti situasi dan pandai mencari jalan keluar (pandai menggunakan kesempatan) atau bisa dikatakan sebagai orang yang cerdik. Ya cerdik, cerdik dalam pandangan yang luas. Cendekia bisa dikatakan sebagai seseorang yang cerdik, pandai menggunakan kesempatan. kesempatan dalam lingkup ini sangat luas dan aku pikir sangat banyak kesempatan yang datang menghampiri kita, namun kadang kita tidak menyadarinya bahkan sering melewatkan kesempatan yang berharga itu dan menyianyiakanya secara cuma cuma.

Dapat kita ambil hal yang sering kita sia siakan adalah waktu. Cukup dimulai dari pertanyaan simpel dan mainstream "Jam berapa kau bangun?". Ya aku percaya bahwa anda, orang yang membaca blog ini adalah orang yang rajin bangun sebelum adzan subuh berkumandang. Aku percaya karena kalian adalah seorang cendekia, jadi teruskan saja kebiasaan baik ini karena ini adalah langkah yang tepat untuk menjadi seorang cendikia yang sesungguhnya.

Contoh lainnya adalah waktu yang kita gunakan belajar, kapan sih waktu yang tepat untuk belajar? berapa lama sih kita belajar? apakah waktu belajar hanya malam hari sebelum kuliah? atau bahkan hanya saat kuliah? . Sebenarnya kita bisa belajar kapanpun dan dimanapun. Masalah kita semua, terutama diriku sendiri adalah merasa kurang jika 1 hari itu 24 jam. Ya.. nglembur laporan hingga larut malam, dan banyak bermain main dalam kegiatan organisasi. Jika kau adalah seorang cendekia, maka kau pasti sudah punya rencana untuk memanfaatkan waktu hingga detail. Makan di burjo sambil membaca buku ataupun menunggu dosen sambil menulis laporan.

Hal hal out of the box tersebut mungkin jarang kita lakukan, termasuk jarang aku lakukan sendiri. Ada baiknya kita menghargai waktu. Bagi anda yang sudah cerdik dalam mengatur waktu kuliah dan organisasi, tidak ada salahnya juga untuk menghargai sedikit demi sedikit waktu yang bergulir, karena waktu terus bergulir sedangkan seorang cendekia haruslah berlari.

Ya siapa yang tak ingin menjadi seorang cendekia? kalau aku sangat ingin jadi seorang cendekia, seorang yang ingin menjadi lebih baik dari yang kemarin. Aku memulai belajar untuk menjadi orang yang lebih baik semenjak berada di Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada ini. Aku mulai untuk mencari tempat dimana aku bisa berkarya, tempat dimana bisa menjadikan diriku menjadi seseorang yang lebih produktif. Akhirnya aku menemukan tempat yang bernama Cendekia Teknika.

Kesamaan tujuan yang sama sama ingin dicapai membuatku kepincut untuk bergabung ke dalam Badan Semi Otonom (BSO) Fakultas teknik tersebut. Cendekia Teknika juga merupakan Kelompok Studi Fakultas (KSF) yang berbasis di fakultas teknik. Cendekia Teknika atau (CT) memiliki motto "Create Future Engineer", motto tersebut sama seperti tujuanku untuk menjadi Future Engineer, engineer yang dapat berkonstribusi untuk bangsa di masa yang akan datang.

CT sebenarnya adalah BSO yang paling muda yang berada di fakultas teknik ini. Ia lahir ditahun 2012. Sebelumnya ia merupakan lembaga khusus di bawah BSO Keluarga Muslim Teknik (KMT). Dengan berbagai pertimbangan akhirnya CT memisahkan diri dengan KMT dan resmi berdiri sebagai BSO sendiri.

Lewat CT ini, saya diperlihatkan banyak orang orang hebat, banyak orang orang yang totalitas dalam berkonstribusi, yang membuat diriku secara tidak langsung ingin mengikuti jejak mereka semua, dan semoga petualanganku di CT ini memiliki antiklimaks yang bermanfaat bagi semua orang.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar