Apa sih cendekia itu? apakah cendekia itu adalah
orang yang bisa dikatakan sangat cerdas? apakah cendekia itu ialah orang orang
berkacamata? apakah cendekia itu adalah seseorang yang hari harinya dihabiskan
untuk belajar dan belajar?
Ya.. pernyataan ketiga mungkin ada benarnya mengenai
arti seorang cendekia. sebagai seorang cendekia hendaknya kita harus terus
belajar, bukan hanya belajar untuk akademik kuliah saja, namun belajar untuk
menjadi lebih baik dari yang kemarin. Kita sebagai manusia pastilah ingin
menjadi manusia yang baik, memiliki hasrat untuk menjadi lebih baik dari orang
lain dan hal tersebut adalah wajar, karena itu memang manusiawi. Begitu pula
dengan seorang cendekia, seseorang yang 'layak' dikatakan seorang cendekia
ialah seseorang yang memiliki tekad dan hasrat untuk belajar belajar dan terus
belajar.
Menurut kamus besar bahasa indonesia cendekia
memiliki arti seseorang yang cepat mengerti situasi dan pandai mencari jalan
keluar (pandai menggunakan kesempatan) atau bisa dikatakan sebagai orang yang
cerdik. Ya cerdik, cerdik dalam pandangan yang luas. Cendekia bisa dikatakan
sebagai seseorang yang cerdik, pandai menggunakan kesempatan. kesempatan dalam
lingkup ini sangat luas dan aku pikir sangat banyak kesempatan yang datang
menghampiri kita, namun kadang kita tidak menyadarinya bahkan sering melewatkan
kesempatan yang berharga itu dan menyianyiakanya secara cuma cuma.
Dapat kita ambil hal yang sering kita sia siakan
adalah waktu. Cukup dimulai dari pertanyaan simpel dan mainstream "Jam
berapa kau bangun?". Ya aku percaya bahwa anda, orang yang membaca blog
ini adalah orang yang rajin bangun sebelum adzan subuh berkumandang. Aku
percaya karena kalian adalah seorang cendekia, jadi teruskan saja kebiasaan
baik ini karena ini adalah langkah yang tepat untuk menjadi seorang cendikia
yang sesungguhnya.
Contoh lainnya adalah waktu yang kita gunakan
belajar, kapan sih waktu yang tepat untuk belajar? berapa lama sih kita
belajar? apakah waktu belajar hanya malam hari sebelum kuliah? atau bahkan
hanya saat kuliah? . Sebenarnya kita bisa belajar kapanpun dan dimanapun.
Masalah kita semua, terutama diriku sendiri adalah merasa kurang jika 1 hari
itu 24 jam. Ya.. nglembur laporan hingga larut malam, dan banyak bermain main dalam
kegiatan organisasi. Jika kau adalah seorang cendekia, maka kau pasti sudah
punya rencana untuk memanfaatkan waktu hingga detail. Makan di burjo sambil
membaca buku ataupun menunggu dosen sambil menulis laporan.
Hal hal out of the box tersebut mungkin jarang kita
lakukan, termasuk jarang aku lakukan sendiri. Ada baiknya kita menghargai
waktu. Bagi anda yang sudah cerdik dalam mengatur waktu kuliah dan organisasi,
tidak ada salahnya juga untuk menghargai sedikit demi sedikit waktu yang
bergulir, karena waktu terus bergulir sedangkan seorang cendekia haruslah
berlari.
Ya siapa yang tak ingin menjadi seorang cendekia?
kalau aku sangat ingin jadi seorang cendekia, seorang yang ingin menjadi lebih
baik dari yang kemarin. Aku memulai belajar untuk menjadi orang yang lebih baik
semenjak berada di Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi di Fakultas
Teknik Universitas Gadjah Mada ini. Aku mulai untuk mencari tempat dimana aku
bisa berkarya, tempat dimana bisa menjadikan diriku menjadi seseorang yang lebih
produktif. Akhirnya aku menemukan tempat yang bernama Cendekia Teknika.
Kesamaan tujuan yang sama sama ingin dicapai
membuatku kepincut untuk bergabung ke dalam Badan Semi Otonom (BSO) Fakultas
teknik tersebut. Cendekia Teknika juga merupakan Kelompok Studi Fakultas (KSF)
yang berbasis di fakultas teknik. Cendekia Teknika atau (CT) memiliki motto
"Create Future Engineer", motto tersebut sama seperti tujuanku untuk
menjadi Future Engineer, engineer yang dapat berkonstribusi untuk bangsa di masa
yang akan datang.
CT sebenarnya adalah BSO yang paling muda yang
berada di fakultas teknik ini. Ia lahir ditahun 2012. Sebelumnya ia merupakan
lembaga khusus di bawah BSO Keluarga Muslim Teknik (KMT). Dengan berbagai
pertimbangan akhirnya CT memisahkan diri dengan KMT dan resmi berdiri sebagai
BSO sendiri.
Lewat CT ini, saya diperlihatkan banyak orang orang
hebat, banyak orang orang yang totalitas dalam berkonstribusi, yang membuat
diriku secara tidak langsung ingin mengikuti jejak mereka semua, dan semoga
petualanganku di CT ini memiliki antiklimaks yang bermanfaat bagi semua orang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar